Tulisan 1: Alasan Ahok keluar partai Gerindra

0

“Pemimpin yang dipilih parlemen lokal bukan rakyat, akan lebih melayani kepentingan partai mereka, bukan kepentingan rakyat,” kata wakil gubernur, yang dikenal dengan ketegasannya dalam membersihkan birokrasi Jakarta yang semrawut.

“Partai saya mendukung rancangan undang-undang ini, yang bertentangan dengan hati nurani saya, jadi ya, saya mundur karena saya tidak bisa menjadi anggota partai yang baik,” kata dia.

Seperti kutipan diatas, alasan terbesar Ahok keluar dari Partai Gerindra karena tidak setuju dengan kemauan Gerindra soal kepala daerah dipilih oleh DPRD. Menurutnya jika dipilih DPRD, kepala daerah bertanggungjawab kepada DPRD bukan rakyat langsung. Menurutnya, pemilihan langsung oleh rakyat dan melalui DPRD berbeda. Sebab, melalui pemilihan langsung semua orang memiliki kesempatan untuk menjadi kepala daerah.

Setuju dengan keputusan beliau, menurut saya sebagai kader partai memang sepatutnya mentaati keputusan partai. Akan tetapi jika sudah berseberangan dengan keputusan partai, masuk akal untuk Ahok siap mundur sebagai konsekuensi yang dikarenakan arah politik Partai Gerindra sudah tak sejalan dengan dirinya.

Alasan lain yaitu beliau tidak ingin koalisi yang dibangun oleh Partai Gerindra untuk mengejar jabatan termasuk rencana koalisi Merah Putih satu suara soal RUU Pilkada. “Kita tidak mau koalisi hanya untuk kepentingan mau dapatin jabatan. Kami ini mau kerja,” katanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s